BUDAYA UPACARA ADAT MANTU KUCING DI DESA PURWOREJO KABUPATEN PACITAN TAHUN 1954-2014

WIJAYA, RAFI PANDU (2020) BUDAYA UPACARA ADAT MANTU KUCING DI DESA PURWOREJO KABUPATEN PACITAN TAHUN 1954-2014. Other thesis, STKIP PGRI PACITAN.

[img] Text
RAFI PANDU WIJAYA_PS_AB2020.pdf

Download (299kB)
[img] Text
RAFI PANDU WIJAYA_PS_AR2020.pdf

Download (314kB)

Abstract

ABSTRAK Rafi Pandu Wijaya. Budaya Upacara Adat Mantu Kucing di Desa Purworejo Kabupaten Pacitan Tahun 1954-2014. Skripsi. STKIP PGRI Pacitan, 2020. Penelitian ini didasarkan pada salah satu Kebudayaan Lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Pacitan yaitu Upacara Adat Mantu Kucing yang terdapat di Desa Purworejo. Berkembangnya arus globalisasi juga mengakibatkan pengetahuan masyarakat tentang Kebudayaan Lokal menjadi semakin rendah. Oleh karena itu, melalui penelitian ini diharapkan mampu menambah pengetahuan masyarakat, khususnya di Desa Purworejo dan umumnya di Kabupaten Pacitan, serta dapat ikut berpatisipasi dalam melestarikan keberadaan kebudayaan lokal Mantu Kucing ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Sejarah, Prosesi, dan Makna yang terkandung dalam Upacara Adat Mantu Kucing di Desa Purworejo Kabupaten Pacitan, serta Upaya Pelestarian Upacara Adat Mantu Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Purworejo dan Pemerintah Kabupaten Pacitan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi langkah-langkah: 1). Heuristik, 2). Kritik, 3) interpretasi, dan 4). Historiografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kebudayaan untuk menjelaskan Upacara Adat Mantu Kucing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upacara Adat Mantu Kucing merupakan Upacara Adat yang bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan. Upacara Adat ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 1954 ketika salah satu warga di Desa Purworejo memperoleh Wisik atau Bisikan Gaib untuk melaksanakan Upacara Adat Mantu Kucing pada saat terjadinya musim kemarau panjang. Upacara Adat Mantu Kucing memiliki makna bahwa kita sebagai manusia diwajibkan untuk selalu menjaga keseimbangan alam, artinya dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan budaya lokal setempat, saling menghormati terlebih pada leluhur kita dan ketika kita meminta sesuatu kepada Tuhan Yang Maha Esa jangan lupa untuk senantiasa selalu mengucap syukur atas apa yang sudah diberikan. Oleh karena itu, guna menjaga kelestarian Kebudayaan lokal ini haruslah terdapat upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak, yaitu Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Pemerintah Desa Purworejo guna menjaga kelestarian Upacara Adat ini. Upaya Pelestarian Kebudayaan Lokal ini dilakukan dengan tujuan untuk menguri-nguri kebudayaan dan mengenang sejarah, selain itu Upacara Adat Mantu Kucing juga menjadi salah satu icon kebudayaan lokal yang tidak dimiliki oleh desa lain khususnya di Kabupaten Pacitan sehingga perlu dilakukan upaya untuk melestarikan Upacara Adat Mantu Kucing. Kata Kunci: Kebudayaan Lokal, Mantu Kucing, Upaya Pelestarian

Item Type: Thesis (Other)
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDPIANTO, HERU ARIFariefheru84@gmail.com
UNSPECIFIEDIRIYANTI, SRIsriiriyanti@yahoo.com
UNSPECIFIEDPIANTO, HERU ARIFariefheru84@gmail.com
UNSPECIFIEDWIRATMOKO, DHENYUNSPECIFIED
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Pendidikan Sejarah
Depositing User: Anindita Retno Wardani
Date Deposited: 31 Aug 2020 01:19
Last Modified: 07 Oct 2020 04:15
URI: http://repository.stkippacitan.ac.id/id/eprint/206

Actions (login required)

View Item View Item